Skip to main content

bosan sebentar ternyata baik untuk diri kita

Tanggal 1 Juni 2013, hari pertama dan hari yang tidak biasa di bulan juni. Kenapa? rasanya tidak sesemangat kemarin. Ketika rasa seperti ini mulai muncul, saya bingung, dan mulai berpikir, Apa sih sesungguhnya yang membuat diri ini bersemangat? Kenapa kemarin saya bersemangat namun hari ini tidak?
Siang hari sepulang saya dari kampus (masih tidak bersemangat dan malah lebih tidak bersemangat lagi), ayah saya meminta tolong untuk mengirimkan email, karena ada sedikit  masalah dengan laptopnya. Saya jadi teringat nasihat dari ayah saya dulu 

“cara untuk membuat diri ini bahagia itu mudah. cobalah membahagiakan orang terdekat.” 

Saya segera membantu ayah saya, dan syukur email dapat terkirim.

Namun rasa semangat ini masih saja tidak seperti kemarin. Saya mencoba melakukan tugas-tugas saya yang harus diselesaikan hari ini, namun rasanya sangat tidak menyenangkan seperti biasanya, bahkan tugas yang sangat saya sukaipun terasa tidak menyenangkan. Kenapa demikian ya?? Apakah saya bosan?
Sambil terus memikirkan kemana perginya rasa semangat diri ini, kebetulan ada sebuah buku karangan Richard Carlson di kamar kakak saya berjudul “don’t sweat small stuff” (dalam bahasa Indonesia: jangan membuat masalah kecil jadi masalah besar). Halaman pengantar di buku tersebut tertulis, penulis menciptakan buku ini untuk kedua anaknya yang selalu mengingatkan betapa pentingnyauntuk tidak memusingkan hal-hal kecil. Saya jadi teringat bagaimana semangatnya seorang anak-anak. Mereka begitu bahagia, begitu bersemangat menjalankan aktifitas mereka setiap harinya. Tenaga mereka tidak pernah habis!


Saya tiba pada halaman daftar isi. Semua topik dalam buku ini sangat menarik, seperti:
- berdamailah dengan ketidak sempurnaan;
- jangan lupa, “hidup bukanlah keadaan gawat darurat”
- tahan keinginan untuk cepat-cepat melontarkan kritik
- tetaplah merasa nyaman meskipun tidak mengetahui sesuatu hal
- berhentilah menyalahkan orang lain
- katakanlah pada tiga orang (hari ini) betapa anda menyayanginya
- hilangkan pikiran bahwa orang yang santai dan lemah lembut tidak dapat meraih prestasi tinggi
dan masih ada 93 topik lainya yang tentunya sangat menarik!

Dari sekian banyak topik menarik itu, ada sau topik yang membuat saya bingung. Topik ini berjudul “Biarkan Diri Anda Merasa Bosan”. Apa yang terlintas di pikiran anda melihat topik ini? entah mengapa saya berpikir ini sesuatu yang konyol! pertama manusia pasti akan merasa bosan, kedua mereka selalu akan mencari/mencoba hal baru agar tidak bosan ( contoh buruk namun nyata: pacaran )

Menariknya, dalam topik membiarkan merasa bosan di buku ini tertulis:

“bila kita membiarkan diri kita merasa bosan bahkan Cuma untuk 1 jam atau kurang, dan jangan menyerah rasa bosan akan digantikan oleh rasa damai”

Sungguh, suatu hal yang tak pernah terpikirkan sebelumnya! Saya mencoba melaksanakanya, sesuai anjuran buku ini, saya hanya duduk, menutup mata atau sesekali melihat jendela, kemudian merasakan pikiran dan perasaan saya. seperti yang tertulis dalam buku ini, awalnya saya merasa tegang, namun lama kelamaan akan terasa lebih mudah. Dan hasilnya, luarbiasa! Setelah 10 menit membiarkan diri ini bosan (dan ternyata 15 menit sisanya saya malah tertidur) saya kembali bersemangat! Kenapa bisa demikian ya?

Ternyata hal ini memang dapat dijelaskan secara logika dan ilmu pengetahuan yang ada (kebetulan saya mendalami ilmu kesehatan). Otak kita memiliki beberapa persamaan dengan otot ini, mereka memerlukan istirahat. Pikirkanlah salah satu pengalaman yang benar-benar melelahkan bagi anda yang membuat tubuh anda terasa pegal. Sudah terpikirkan? Lalu apa yang anda lakukan? Tentu kita akan beristirahat. Namun bagaimana dengan otak anda? Pernahkah anda merasakan pegal pada otak anda? Mungkin anda pernah merasakan sakit kepala, namun rasa sakit kepala ternyata bukan berasal dari otak, namun dari otot di daerah kepala, atau organ lain selain otak kita. Lantas bagaimana cara otak memberitahu diri ini kalau dia perlu istirahat?

Bosan adalah jawabanya. Otak kita sering kali terlalu aktif tanpa pernah kita perintah seperti memnciptakan pertengkaran imajiner dalam pikiran ini secara otomatis hingga pemikiran “habis ini apa, ya?” yang membuat diri ini beraktifitas tiada henti. Maka dari itu, cobalah sesekali untuk membiarkan diri anda merasa bosan. Ini akan memberikan manfaat kepada pikiran dan tubuh anda untuk santai dan damai.

Terimakasih telah membaca sampai selesai, semoga dapat menginspirasi anda.

Comments

  1. terimakasih karena telah menginspirasi saya, adi :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wow, terimakasih comment nya ya. first comments nih :)
      berterimakasihnya lebih tepat pada Richard Carlson aja ya! :D

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Mulai menulis - terimakasih untuk orangtua saya, karena hari ini saya sudah 20 tahun bersama kasih sayang kalian

Tanggal 12 maret 2013 kemarin adalah hari ulang tahun saya yang ke 20 tahun. Sebuah hari yang sangat spesial bagi saya, karena kebetulan bertepatan dengan hari raya nyepi. Sebuah hari raya yang sangat saya sukai. Sebuah hari kelahiran yang sangat saya syukuri.
Saya menyukai hari raya nyepi karena ini satu-satunya hari raya yang tidak di rayakan. Tidak membuang energi untuk melakukan sesuatu hal, hanya cukup berdiam diri di dalam rumah. Tanpa lampu, tanpa beraktifitas, tanpa berinteraksi dengan tetangga, tanpa keluar rumah, dan tanpa menggunakan gadget (meskipun saya menggunakan untuk berterimakasih membalas ucapan selamat ulang tahun teman dan saudara saya). lalu apa yang kita lakukan dong? Hanya diam meng-sepi-kan lingkungan sesuai nama harinya, nyepi. Hal yang saya sukai dengan hari raya nyepi karena di hari ini kita dapat berterimakasih dengan tubuh kita yang sudah bekerja dengan penuh perjuangan selama 1 tahun dengan mengistirahatkan tubuh selama 1 hari penuh (hari raya nyepi dil…

#BukaInspirasi untuk 90 Hari Pertama UKM Anda

Keputusan yang Anda buat di awal bisnis (Usaha Kecil Menengah/UKM) berdampak pada laba dan rugi, bahagia dan sakit hati, kesuskesan dan kegagalan. Dalam artikel kali ini, saya merangkum apa yang Anda butuhkan untuk memulai dengan benar, termasuk rencana untuk 90 hari pertama memulai bisnis. Ada pula saran dari pengalaman nyata beberapa rekan pengusaha sukses yang saya kenal. Dilengkapi pula dengan checklist tindakan untuk menghemat uang Anda dimasa depan, dan jawaban atas rahasia keberhasilan dari sebuah bisnis. Saya tidak sabar untuk melihat apa yang Anda buat setelah membaca artikel ini. Mimpimu telah berakhir. Memulai bisnis dimulai hari ini September, artinya mendekati tahun 2019. Anda pasti telah lama membayangkan produk ciptaan Anda terjual di supermarket dan mencoba menjelaskan pada pemilik supermarket mengenai keunggulan kompetitif dari produk tersebut. Anggaplah tahun ini anda bertekad meluncurkan bisnis tersebut. Pasti anda mulai bingung harus mulainya dari mana bukan? Beriku…

Terapi Khusus dari ASUS

“ini dokter, saya sering sekali merasakan perih pada mata setelah main laptop” keluhan seorang pasien pagi ini, dengan matanya yang merah dan berair. Bekerja di puskesmas di Bali membuat saya kerap kali putar otak untuk mengobati keluhan di atas. Kami menyebutnya penyakit millennial. Penyakit akibat kemajuan teknologi ini semakin banyak terjadi, mulai dari keluhan pada mata, nyeri leher, hingga kekakuan pada jari. Kebetulan sebagian besar usia pasien dengan penyakit ini adalah kaum muda atau millennial yang telah akrab dengan teknologi sedari lahir. Namun sesungguhnya teknologi dapat memberi manfaat seperti yang saya lakukan dengan Laptop ASUS WX232D saya.
Kami menyebutnya sebagai Terapi ASUS. Nama ini terlahir dari laptop ASUS yang mempermudah terapi edukasi pada pasien tanpa batasan usia. Pada pasien tua ini menjadi daya tarik karena penyakit dapat dijelaskan lewat gambar dan animasi. Semakin menarik pada pasien anak-anak karena daya ingin tau yang membuat mereka betah menonton penjel…