Tinnitus merupakan suara yang anda dengar namun bukan berasal dari sumber suara luar. Suara tersebut sering kali berupa dengungan, dering, siulan atau bunyi gaduh lainya. Penyebab tinnitus tersering adalah paparan terhadap suara keras, olehkarenanya bunyi dengingan sering anda dengar setelah menghadiri konser musik atau gamelan.
 





 
Suara musik yang keras dapat merusak sel-sel rambut dalam telinga Anda dan menyebabkan otak Anda untuk membuat suara semu yang sesungguhnya tidak ada. Suara semu tersebut biasanya menghilang setelah beberapa saat, tetapi paparan suara keras yang lama dapat merusak sel-sel rambut secara permanen, sehingga dengungan tidak pernah hilang. Hingga saat ini tidak ada obat untuk jenis tinnitus permanen olehkarena, sel-sel rambut tidak dapat memperbaiki atau berganti sendiri. Oleh karena itu, jika Anda sering mengalami paparan suara yang keras, penting untuk menggunakan penutup telinga untuk melindungi kesehatan telinga Anda.
 
Suara keras bukan satu-satunya Penyebab tinnitus. Faktor-faktor lain termasuk penumpukan kotoran telinga, infeksi telinga, obat-obatan tertentu, cedera kepala atau bahkan tekanan darah tinggi, juga dapat mempengaruhi kerja telinga dalam sehingga menyebabkan suara semu tersebut.
 
 
Sumber:
  1. Kaltenbach, James A. “Tinnitus: Models and Mechanisms.” Hearing research 276.1-2 (2011): 52–60. PMC. Web. 24 July 2015.
  2. Tortora, G.J. and Derrickson, B.H, 2009. Principles of Anatomy and Physiology. Asia: John Wiley & Sons (Asia) Pte Ltd.

Telinga mendengung? kenali penyebabnya

Tinnitus merupakan suara yang anda dengar namun bukan berasal dari sumber suara luar. Suara tersebut sering kali berupa dengungan, dering, siulan atau bunyi gaduh lainya. Penyebab tinnitus tersering adalah paparan terhadap suara keras, olehkarenanya bunyi dengingan sering anda dengar setelah menghadiri konser musik atau gamelan.
 





 
Suara musik yang keras dapat merusak sel-sel rambut dalam telinga Anda dan menyebabkan otak Anda untuk membuat suara semu yang sesungguhnya tidak ada. Suara semu tersebut biasanya menghilang setelah beberapa saat, tetapi paparan suara keras yang lama dapat merusak sel-sel rambut secara permanen, sehingga dengungan tidak pernah hilang. Hingga saat ini tidak ada obat untuk jenis tinnitus permanen olehkarena, sel-sel rambut tidak dapat memperbaiki atau berganti sendiri. Oleh karena itu, jika Anda sering mengalami paparan suara yang keras, penting untuk menggunakan penutup telinga untuk melindungi kesehatan telinga Anda.
 
Suara keras bukan satu-satunya Penyebab tinnitus. Faktor-faktor lain termasuk penumpukan kotoran telinga, infeksi telinga, obat-obatan tertentu, cedera kepala atau bahkan tekanan darah tinggi, juga dapat mempengaruhi kerja telinga dalam sehingga menyebabkan suara semu tersebut.
 
 
Sumber:
  1. Kaltenbach, James A. “Tinnitus: Models and Mechanisms.” Hearing research 276.1-2 (2011): 52–60. PMC. Web. 24 July 2015.
  2. Tortora, G.J. and Derrickson, B.H, 2009. Principles of Anatomy and Physiology. Asia: John Wiley & Sons (Asia) Pte Ltd.

No comments:

Post a Comment